Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama antara Bupati Gunungkidul dengan Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Gunungkidul serta Forum Komunikasi Disabilitas Gunungkidul (FKDG). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah daerah terhadap para penyandang disabilitas di Kabupaten Gunungkidul. Selain itu, momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gunungkidul, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Turut hadir pula pengurus dan anggota PERTUNI Kabupaten Gunungkidul serta perwakilan anggota Forum Komunikasi Disabilitas Gunungkidul.
Peserta kegiatan berjumlah sekitar 80 orang yang terdiri dari pengurus dan anggota PERTUNI, pendamping tuna netra, serta perwakilan dari berbagai organisasi penyandang disabilitas yang tergabung dalam FKDG. Beberapa organisasi tersebut di antaranya Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITMI), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Gerakan Kesejahteraan Tuli Indonesia (Gerkatin), serta sejumlah organisasi disabilitas lainnya di Kabupaten Gunungkidul.
Melalui kegiatan ini, Bupati Gunungkidul juga berkesempatan untuk mendengarkan aspirasi secara langsung dari para penyandang disabilitas. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong terwujudnya Kabupaten Gunungkidul yang inklusif, ramah disabilitas, serta menjamin pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Para peserta mengikuti rangkaian acara mulai dari silaturahmi, dialog, hingga berbuka puasa bersama.
Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas disabilitas di Kabupaten Gunungkidul dapat terus terjalin dengan baik, sehingga upaya peningkatan kesejahteraan serta pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dapat terwujud secara optimal.